Recent Posts

Jumat, 28 Mei 2010

Lokakarya

Notulensi Lokakarya

“Pengembangan Kurikulum Program Studi Teknik Industri”

Bangkalan, 26 Mei 2010

Sesi I

Ahmad Mughni (pemaparan kurikum teknik industry):

1. kurikulum teknik industry masih dalam pengembangan, berhubung umur dari prodi teknik industry masih sangat muda

2. kita masih belum punya keahlian khusus dibidang engineering

3. belum ada penyebaran mata kuliah yang standart

4. pembelajaran yang telah ada belum menyentuh soft skill

5. diharapkan prodi industry mempunyai kompetensi bermuatan local yang unik dan dinamis yang bisa bermanfaat bagi usaha2 yang ada dimasyarakat.

Oleh Prof. Dr. Udisubakti Ciptomulyono,M.Eng Sc

1. penyusunan kurikulum harus mengutamakan output lulusan dimasa yang akan datang, jadi jangan Cuma mengutamakan trend, tapi yang diutamakan juga harus berorientasi pada softskill yang bisa digunakan didunia kerja

2. orang industry harus menjadi system analis, yang dapat menkoneksikan antara yang satu dengan yang lain

3. untuk di PTN teknik industry masih lumayan meningkat peminatnya, tapi sebaliknya di PTS teknik industry malah menurun,karena ada penambahan nama teknik dan manajemen industry, jadi sebenarnya tidak perlu perubahan nama tersebut Karena justru bisa merubah conten dari teknik industry itu sendiri

4. metode industry dari jaman dulu : cost focus, quality focus, custumize focus

5. system sains itu jadi bagian dari teknik industry yang focusnya pada networking

pertanyaan.

1. Bambang dari bogasari: yang dipentingkan mahasiswa dalam perkuliahan adalah ilmu dasar bukan kompetensi belaka, jadi bukan sekedar lulus saja, jadi belum bisa menerapkan atau mengaplikasikan ke dunia nyata.( jawab:KBK itu memang mengandung softskill,tapi tetap pemahaman kompetensi dasar itu wajib dikuasai, dihayati dan diserap maksimal)

2. Samsul amar : yang ideal itu praktikum itu seperti apa? Sks-nya kan Cuma 1 tapi kerjaannya banyak (jawab: BKSTI mengeluarkan standar baik secara mikro Maupun makro,laboratorium industry itu adalah system, jadi praktikum itu jangan dipisah dengan mata kuliah yang bersangkutan, praktikum memberikan pengalaman kepda mahasiwa dalam mata kuliah yang bersangkutan.

3. Nachnul ansory: bagaimana saran pak udi mengenai pemaparan kurikulum TI yang udah dipresentasikan tadi. Lulusan yang terjadi bukan pada posisi soft skill, bagaimana cara mengukurnya berhubungan dengan kurikulum yang di teknik industry (jawab: secara garis besar MK pilihan konsisten pada UKM, mengapa tidak ada hal2 yang mendukun ke arah itu,diperlukan program magang, ada mata kuliah yang menjadi pendukung mata kuliah yang lain, sehingga perlu disederhanakan juga,ada juga mata kuliah yang perlu dirubah.untuk softskill diperlukan pendamping dalam mengontrol kemampuan mahasiswa dalam peningkatan softskill

4. Ilham: bagaimana lulusan teknik industry ini bisa jadi wiraswasta (jawab: lingkungan dalam hal ini adalah dunia pendidikan Cuma bisa menyediakan ilmu saja, jadi yang diperlukan oleh mahasiswa sendiri adalah skill yang berani nekat mengambil resiko, biasa dalam hal mencari pendapatan

5. Retno: teknik industry masih belum ada kejelasan dalam visi misi yang akan dimasukan kedalam pembuatan kurikulum jurusan, untuk akreditasi kemaren kendala kami adalah masalah ruang kuliah yang memang kurang memadai, apakah di BKSTI ada pentransferan SKS.(jawab: kurikulum berpengaruh pada lulusan, kompetensi2 apa yang akan diperoleh oleh para lulusan yang tentunya ada hubungannya dengan visi misi jurusan itu sendiri.ruangan itu tidak harus dimiliki sendiri, tapi ada jaminan atas ruangan tersebut bisa dipake waktu diperlukan, ini biasanya dalam hal penggunaan ruangan kuliah bersama, untuk transfer belum melaksanakan hal tersebut, tapi biasanya harus ada kesepakatan antar universitas yang bersangkutan dalam menyepakati MOU dalam hal tersebut.

NOTULENSI DISKUSI PANEL DENGAN INDUSTRI (Notulis : Nachnul Ansori)

Disperindag Surabaya (Bapak Rachmad Kodariyawan)

1. Disiplin ilmu perlu tetapi tidak terlalu spesifik, akan tetapi ketrampilan managerial dibutuhkan, lususan TI bisa ditempatkan dimana saja, contoh di desperindag untuk kepengurusan SIUP, usaha perdagangan, dll

2. BAP untuk assessment kelayakan usaha untuk menentukan jumlah investasi, eg. Menghitung proses, tenaga kerja dan integrasi yang lain

3. Lulusan TI yang bekerja didinas yang bidangnya tentang TI hanya sekitar 20%

4. Pendampingan proses produksi merupakan bagian dari job des desperindag yang bermuatan TI

5. Enterpreneurship diberikan pada semester awal, tengah dan akhir sehingga muatan softskill berani mengambil resiko, kerja keras untuk memunculkan usaha baru (incubator bisnis)

6. Upaya pinjaman untuk melakukan usaha dengan mengintegrasikan mata kuliah (mahasiswa lulus jika bisa mengembalikan pinjaman investasinya)

BOGASARI (Bambang &Heru)

1. Tidak ada karyawan dari UTM karena tidak ada yang melamar

2. Kesesuaian Bidang keilmuan pemamar, dan proses seleksi, reputasi PT tidak seberapa menjadi bahan pertimbangan

3. Bidang kerja TI di BGSRI; Production PPIC, QA, Logistik, Safety

4. OJT (On the Job Training) sebagai bahan evaluasi

5. Aspek keteknikannya harus kental dan tidak rancu dgn statistika, IT ataupun manajemen

6. Sebaiknya focus pada manufaktur

7. Usulan tentang agroindustri sebagai muatan local

8. Psikologi industry, MSDM, K3 perlu u dibeikan

9. Industri kimia penting namun bisa disesuaikan dengan muatan local seperti agroindustri

10. MPI, bisa dimasukkan namun bisa dikombinasikan dengan logistic (supply chain management)

11. Sistem mutu ( ISO, HACCP, IMC)

12. Kompetensi : pola piker konseptual & logis, berdasarkan prinsip keilmuan. Innovative dan berwawasan, leadership, mandiri dan adaptif

13. Safety and Health perlu, perlindungan lingkungan

Pertanyaan :

Pendampingan proses produksi ke UKM

Outsourshing > ada seleksi > apa criteria yang kritis yang diminta ?? (22 Dinas, 40 Badan)

Amar : Nilai pada transkip, mata kuliah apakah penting ?

Transkip nilai, dan mata kuliah juga penting, sertifikat penting, lamaran harus menarik sehingga ada kesempatan untuk seleksi dan bekererja

Kerjasama dengan desperindag bisa dilakukan dengan membuat nota kesepakatan (MOU) antara dinas/institusi terkait dengan Teknik Industri - Unijoyo

Kepedulian bogasari terhadap pendidikan terkait dengan kerjasama seperti PKL, Magang, Kunjungan/ekskursi di BGSRI

Kunjungan : hanya mengamati, magang : terlibat dalam proses kerja, mekanisme pengajuan surat, PKL membuat proposal terkait tema. Penelitian bisa masuk tentang pengolahan gandum, singkong (non beras).

Atribut softSkill perlu dipertibangkan dalam nilai tambah, wawasan tentang keilmuan pada industry yang dilamar perlu dipertimbangkan.

Iklan pada industry butuh pengalaman K3 (UU, Permen 005)

HACCP lebih praktis sehingga lebih jelas mana yang dikontrol oleh SOP atau alat (lebih praktis)

Food Safety and Sanitation berkaitan dengan manusia,

Kebutuhan industry dengan perkembangan teknologi informasi sangat urgen, software yang dipakai kebutuhan training. SAP, pemrograman computer. Untuk trainging ada program induksi (management trainer) untuk bisa menjadi supervisor.

Active learning, sekelompok orang belajar ada pertanyaan yang tidak bisa dijawab (smart question) yang akan ditanyakan pada narasumber. (kompetisi individual seharusnya kerjasama untuk belajar). Active learning berbeda dengan tugas kelompok perbedaannya ada pada proses learning.

Kompetensi : knowledge, skill, ability

Operator listrik , kemampuan berkaitan dengan pribadi (ability), determinasi =usaha untuk meraih prestasi

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More